UTU Dituntut Berperan dalam Penanggulangan Kemiskinan di Aceh
  • UTU News
  • 21. 01. 2020
  • 0
  • 1221

MEULABOH, UTU - Universitas Teuku Umar (UTU) sebagai Perguruan Tinggi Negeri di kawasan Barat Selatan Aceh (BARSELA) dituntut pro aktif dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Aceh khususnya di Kawasan Barsela. Hal ini diutarakan oleh Asisten Ketua Pokja Kebijakan TNP2K Sekretariat Wakil Presiden RI, Dr. Ardi Arji, SE., M.Si dalam pemaparannya pada sesi kuliah umum perdana semester genap TA 2019/2020 yang dilaksanakan oleh FE UTU, Senin (20/1/2020).

Dr. Ardi mengatakan Aceh sebagai daerah dengan dana melimpah, namun memiliki angka kemiskinan tertinggi. Ini menandakan uang bukan masalah, melainkan pengelolaannya yang bermasalah. Tidak tepatnya penggunaan anggaran menyebabkan tidak bisa lepas dari kemiskinan meski anggaran begitu besar.

Selain itu, Dr. Ardi juga memaparkan data-data tentang kemiskinan Aceh, setidaknya terdapat 10 kabupaten dengan tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk miskin tertinggi di Aceh, tiga diantaranya berada di kawasan Barsela yaitu Aceh Singkil, Aceh Barat dan Simeulue.

Lanjutnya, Kemiskinan itu multidimensi, sehingga membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak untuk mengentaskan kemaikinan, tidak cukup hanya dengan bergantung kepada satu pihak saja.

"Untuk itu, UTU diharapkan dapat berperan aktif dalam upaya pemberdayaan dan pengembangan wilayah kantong kemiskinan sebagai partner inkubasi bisnis pemerintah daerah dan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan mendukung kebijakan pemerintah daerah berbasis penelitian." Harapnya

Sebelumnya Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf dalam sambutannya mengkritisi kenyataan bahwa Provinsi Aceh masih menjadi provinsi termiskin di Sumatera sementara masih banyaknya sumber daya dan lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara optimal.

"UTU secara kelembagaan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat dan Aceh dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Aceh khususnya di wilayah Barat selatan Aceh. Terlebih di akhir tahun 2019 lalu kita telah menandatangani MoU kerjasama dengan Pemerintah Aceh." Kata Rektor

Sementara itu Dekan FE UTU, Dr. T. Zulham, SE., M.Si menerangkan bahwa maksud acara yang mengangkat tema "Upaya Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Di Aceh Barat Melalui Pensasaran Kantong Kemiskinan” ini difokuskan ke penanganan kemiskinan adalah guna mewujudkan eksistensi kampus, dalam mensinergiskan peran antara pemerintah dengan akademisi dalam perannya. Baik itu ditingkat nasional hingga daerah. (Aduwina / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :