Tingkatkan Pendidikan dan Riset, FPIK UTU Jalin Kerjasama dengan DKP Aceh Barat
  • UTU News
  • 22. 12. 2019
  • 0
  • 601

MEULABOH, UTU - Dalam rangka meningkatkan pendidikan dan riset di bidang kelautan dan perikanan, Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar (UTU) menjalin kerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Barat.

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara FPIK UTU dengan DKP Aceh Barat terlaksana dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor DKP Aceh Barat, Meulaboh, 19 Desember 2019. Perjanjian kerja sama yang ditandatangani, diantaranya kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) di bidang kelautan dan perikanan. Perjanjian ini ditandatangani Dekan FPIK UTU, Prof. Dr. M. Ali S, M.Si dan Kepala DKP Aceh Barat, Ali Taufiq, S.Pi., MM.

Kepala DKP Aceh Barat Ali Taufiq dalam sambutannya menyatakan selama ini dinasnya memiliki banyak program tetapi belum semuanya terealisasi. Hal ini dikarenakan mereka memiliki keterbatasan Sumberdaya Manusia yang terampil sesuai bidang keperluan.

"Alhamdulillah hari ini Allah SWT mempertemukan kita semua, untuk sama2 membangun kawasan perikanan dan kelautan di Kabupaten Aceh Barat. Kami menyambut baik atas terjalinnya kerjasama diantara DKP dan FPIK UTU ini" Kata Ali Taufiq.

Lanjutnya, tugas Dinas Kelautan dan Perikanan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan. Oleh karena itu kami percaya bahwa penandatanganan perjanjian kerjasama ini merupakan langkah awal bagi kedua institusi yang selanjutnya tentu diperlukan berbagai langkah-langkah teknis untuk merealisasikan tujuan yang diharapkan bersama,” tandas Ali Taufiq

Sementara Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar menyambut baik kegiatan kerjasama yang dilakukan ini.

"Kami memiliki sumberdaya manusia yang siap mengabdikan ilmunya, tetapi ilmu ini tidak ada gunanya apabila tidak ada tempat penerapan dan tidak ada yang memanfaatkannya" kata Prof. Ali Sarong

Didampingi Ketua Program Studi IKL M. Gazali, Ketua Prodi Akuakultur Farah Diana, Ketua Prodi Sumberdaya Akuatik Neneng Marlin, serta sejumlah dosen, diantaranya Zuriat, Samsul Bahri, dan Heriansyah, Dekan FPIK UTU mengharapkan kerjasama ini dapat terealisasi melalui karya yang nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam merealisasi bukti kerjasama ini Kepala DKP Kabupaten Aceh Barat melalui Sekretaris DKP mengharapkan adanya Rencana Survei Pemetaan Sumberdaya Perikanan di Kawasan Aceh Barat, dengan membuat Proposal atau TOR Usulan Kegiatan Survei dalam Anggaran Tahun 2020.

Adapun dalam fakta kerjasama yang akan dilakukan antara kedua belah pihak antara lain menyangkut tentang (1) Kegiatan Penelitian dan pengabdian dosen, (2) PKL mahasiswa FPIK UTU, (3) Penggunaan alumni, dan (4) Penggunaan peralatan untuk kegiatan praktek matakuliah.

Dalam kesempatan itu, turut dibicarakan masalah hibah kawasan praktek, di kawasan Gampong Peunaga Rayeuk Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Kepala DKP Ali Taufik menyarankan supaya kawasan ini dijadikan kawasan "Kampung Nelayan Maju", sesuai dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia pada saat ini. Jika ini terwujud maka ada program di KKP Jakarta dapat kita peroleh, untuk kita lakukan di kawasan ini. Pungkas Ali Taufiq. (Aduwina / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :