Pimpinan FPIK UTU Sosialisasikan Kemajuan Fakultas di Aceh Jaya
  • UTU News
  • 15. 05. 2019
  • 0
  • 124

MEULABOH – Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-Universitas Teuku Umar (FPIK-UTU) bersama jajarannya, mensosialisasikan keberadaan dan kemajuan  fakultas yang dipimpin-nya di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, Selasa, 14 Mei 2019.

Sosialisasi yang dipimpin Dekan FPIK, Prof. Dr. M. Ali Sarong, M. Si, melibatkan Wakil Dekan II FPIK, Hafinuddin, S. Pi.,M.Sc, Dr. Muhammad Rizal, M. Si. Tim sosialisasi FPIk UTU, yang tiba pada Pukul 10.15 Wib, disambut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Jaya Samsul Bahri, SP, di ruang kerjanya di Kantor DKP Calang Kabupaten Aceh Jaya.

Dalam kegiatan sosialisasi sekaligus silaturrahmi Pimpinan FPIK UTU ini memperkenalkan dan memaparkan tentang kemajuan FPIK UTU pada saat ini. Pertemuan sosialisasi ini dipimpin Sekretaris DKP Aceh Jaya, Syarifuddin, SP.  Dalam pertemuan tersebut Samsul Bahri juga memaparkan tentang keberadaan DKP Aceh Jaya.

Dalam penjelasannya, Kepala DKP menyebutkan, Kabupaten Aceh Jaya memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah tetapi minim Sumber Daya Manusia (SDM). dan banyak program perikanan dan kelautan yang dijalani masyarakat tidak konsisten, banyak potensi Kebupaten Aceh Jaya yang belum digali untuk kesejahteraan manusia.

Sementara Kabid Budidaya DKP Aceh Jaya, Wahyu, SE menambahkan, perlu pengembangan potensi sumber daya yang ada, dengan didampingi SDM Kampus UTU.  “Untuk itu kami .perlu kerjasama penelitian bidang perikanan dan kelautan di Aceh Jaya ini dengan FPIK UTU”, harap Samsul Bahri.

Dekan FPIK UTU, Prof. Ali Sarong juga  menyampaikan profil FPIK UTU dengan empat Program Studi (Prodi) FPIK UTU (Prodi Perikanan, Prodi SDA, Prodi Akuakultur, dan Prodi Ilmu Kalautan) saat ini, mengedepankan skill alumni yang dihasilkan, ketersediaan dosen FPIK UTU yang memiliki strata pendidikan Magister dan Doktor di bidang Perikanan dan Kelautan. Oleh karena itu, mahasiswa FPIK UTU membutuhkan kawasan penelitian. “Kami berharap Pemkab Aceh jaya dapat menghibahkan satu atau dua pulau kecil yang dapat dijadikan kaawsan wisata dan kawasan praktek lapangan bagi mahasiswa, menghibahkan sebagian kawasan ekosistem mangrove sebagai arena praktik wilayah potensial menggali ilmu, serta dapat membantu prasarana praktikum terutama sarana penangkapan sumber daya perikanan.

Sementara itu, Wakil Dekan II FPIK, Hafinuddin menambahkan, beberapa program kemasyarakatan yang telah dilakukan oleh Dosen FPIK selama ini dapat dijadikan program unggulan bagi masyarakat Aceh Jaya, diantaranya seperti membuat rumpon berbahan ijuk, pembuatan bubu kubah dan berbagai program lainnya.

Sedangkan Muhammad Rizal menjelaskan, agro and marine sebagai sektor fokus terhadap pengembangan UTU ke depan, konsep koleksi spesies pisang dunia (musa sp) di UTU merupakan program unggulan yang belum dimiliki oleh PTN atau PTS di Provinsi Aceh ini.

Kepala DKP Aceh Jaya, Syarifuddin SP saat menutup kegiatan sosialisasi dan silaturrahmi berharap, agar program seperti ini dapat terus berlanjut dengan membentuk kerjasama yang kuat antara Pemkab Aceh Jaya dengan Universitas Teuku Umar. (***)

Lainnya :