Perkuat Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19, FPIK UTU dan Pemkab Nagan Tebar Benih Ikan Loka
  • UTU News
  • 23. 10. 2020
  • 0
  • 249

MEULABOH - UTU | Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar (FPIK UTU) bekerjasama dengan Pemkab Nagan Raya melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melakukan kegiatan penebaran benih-benih ikan lokal di beberapa titik yang tujuannya untuk mengatasi masalah ketahanan pangan yang ada saat ini.

Adapun jenis ikan lokal yang ditebar itu merupakan jenis ikan Surkan hasil dari pembibitan yang dilakukan oleh Dosen FPIK UTU, Afrizal Hendri, M.Si

Kegiatan Penebaran benih ikan lokal merupakan upaya untuk meningkatkan jumlah populasi ikan yang berkurang akibat kegiatan penangkapan yang dilakukan secara terus-menerus khususnya di perairan umum sehingga diperlukan kegiatan restocking. Restocking ikan diyakini mendukung upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Tujuan restocking selain menambah stock ikan agar dapat dipanen sebagai ikan konsumsi, juga bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang. Keberadaan ikan pada suatu perairan akan memberikan manfaat baik bagi ekosistem pada perairan tersebut maupun bagi manusia sebagai bahan pangan," kata Afrizal Hendri.

Ia menekankan, kegiatan restocking yang dilakukan telah melalui kajian yang komprehensif agar ikan yang ditebar telah sesuai dengan habitat dan dengan ukuran yang sesuai. Selain itu, kami juga melakukan kegiatan perekayasaan untuk menguasai teknologi pembenihan, khususnya untuk ikan-ikan lokal.

Saat ini, ikan lokal memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dikarenakan banyaknya komoditas ikan endemik yang langka, bahkan hampir punah. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti penangkapan ikan secara berlebihan dan tidak terkontrol, penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, serta pencemaran perairan akibat limbah rumah tangga.

Dalam kesempatan ini kegiatan Penebaran benih ikan lokal juga bertujuan sebagai pemenuhan ketahanan pangan dalam rangka penanggulangan dampak covid 19. Perairan umum adalah bagian dari permukaan bumi yang secara permanen atau berkala tergenang oleh air (tawar, payau, laut) mulai dari garis pasang surut terendah kearah daratan dan badan air tersebut terbentuk secara alami atau buatan.

Seiring bertambahnya aktivitas manusia di sekitar perairan umum, maka tingkat eksploitasi semakin besar, sehingga habitat untuk ikan di perairan umum menjadi semakin menyempit. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :