Pengurus Rumoh Kreatif FPIK-UTU Studi Banding ke Pondok Inspirasi Bogor
  • UPT_TIK
  • 05. 02. 2020
  • 0
  • 637

MEULABOH, UTU - Badan Pengurus Rumoh Kreatif, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-Universitas Teuku Umar (FPIK-UTU), melakukan studi-banding ke Pondok Inspirasi Bogor, Jawa Barat, 2 Februari 2020. Kegiatan studi banding itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kompetensi berorganisasi khususnya yang bergerak di bidang yang sama dalam cakupan mahasiswa.

Organisasi mahasiswa merupakan elemen yang penting pada pembentukan karakter mahasiswa, yang mewadahi setiap kegiatan kemahasiswaan. Dalam proses pembentukan organisasi yang bergerak di bidang kiterasi seperti kepenulisan karya tulis ilmiah, karya tulis essay, program kreatifitas mahasiswa dan lain sebagainya. “Kami selaku mahasiswa banyak membutuhkan informasi baik dari dalam maupun luar kampus itu sendiri untuk mewarnai pola kegiatan mahasiswa dimaksud”, ujar Setiadi M Noor, Founder Rumoh Kreatif FPIK.

Melihat kondisi dan realita yang ada, Rumoh Kreatif  FPIK, khususnya mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar berinisiatif untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang sistem keorganisasian mahasiswa melalui sharing serta kinerja dalam mengelola suatu organisasi. Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa khususnya Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-UTU yang tergabung dalam Rumoh kreatif FPIK untuk menjalin hubungan baik dengan Pengurus dari Pondok Inspirasi Bogor.

Founder Rumoh Kreatif FPIK, Setiadi M Noor menyatakan, kegiatan ini dilkukan sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ke depan diharapkan Rumoh Kreatif FPIK-UTU  dapat meningkatkan kegiatan pelaksanaan seperti yang dilakukan Pondok Inspirasi Bogor. “Petemuan ini  yang sangat berharga dimana kita dapat belajar banyak dari Pondok Inspirasi Bogor, tentu tidak secara instan begitu saja nantinya dapat kita aplikasikan ke depannya dengan berupaya dapat berkolaborasi tentunya dalam meningkatkan jiwa inteltualitas mahasiswa di bidang karya serta inovasi terbarukan melalui organisasi ini” ujarnya.

Sementera, Riko Juni Artanto (Faounder Pondok Inspirasi) menyebutkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini benar-benar mampu membawa dampak baik ke depan. Pondok Inspirasi didirikan oleh Rico J Artanto 23 Juni 2013. Lokasinya di  Desa Babakan Gang IV  nomor  95, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Alasan Rico membuat Pondok Inspirasi adalah untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu untuk memperoleh tempat tinggal gratis beserta pembinaan sekaligus membuka ruang untuk berkreasi dan belajar.

“Saat ini, Pondok Inspirasi sewa tiga asrama yang dihuni oleh 32 putri untuk dua asrama dan 28 putra untuk satu asrama. Semuanya merupakan mahasiswa Institut Pertanian Bogor dari golongan ekonomi keluarga kurang mampu”, kata Rico J Artanto, Pembina Pondok Inspirasi-Bogor.

Hingga saat ini, kata Rico,  penerima manfaat langsung Pondok Inspirasi sebanyak 135 orang.  Sedangkan penerima manfaat tidak langsung yaitu berupa program berkelanjutan meliputi pendampingan anak-anak Desa Babakan, Kelompok Wanita Tani, dan mahasiswa lainnya.

Ditanya soal sumber dana, Rico mengatakan, dana operasional Pondok Inspirasi berasal dari dana bantuan tidak tetap yang banyak dihimpun dari perorangan dan yang lainnya dari lembaga. Selama empat tahun lebih berdiri, Pondok Inspirasi tidak melakukan fundraising secara khusus. “Alhamdulillah banyak orang yang berinisiatif untuk berbagi ilmu maupun rezeki ke Pondok Inspirasi,” kata Rico.

Ia menegaskan, walaupun dengan dana terbatas, Pondok Inspirasi memastikan peserta akan memiliki kapasitas terbaik sesuai dengan tagline tangguh, kreatif, dan pembelajaran. “Untuk memastikan dampak program kepada penerima manfaat langsung dan tak langsung, selanjutnya Pondok Inspirasi akan diukur menggunakan  Social Return On Invesment (SROI),” tuturnya.

Ada 13  pendamping di tiga asrama Pondok Inspirasi. Pendamping ini terdiri atas sembilan mahasiswa aktif tingkat akhir dan empat orang sudah lulus yang ingin mengabdikan diri. Uniknya, empat tahun lebih Pondok Inspirasi berdiri, manajemen Pondok Inspirasi (pembina dan pendamping asrama) tidak mendapatkan gaji atau bayaran. Pendamping asrama hanya mendapatkan tempat tinggal gratis beserta fasilitas yang ada. “Kami berkomitmen bahwa dana yang terbatas ini untuk kebutuhan operasional dan pengembangan adik-adik penerima,”  tukas Rico.

Dalam mendampingi peserta, para pendamping telah mendapatkan training sebelumnya dari Rico dan para ahli sesuai bidang masing-masing. Pendamping tidak hanya memastikan keseharian para peserta, tapi juga menjadi trainer. Pendampingan dilakukan intensif berupa pendampingan mental atau spiritual (mutaba’ah), dan  juga pendampingan karya tulis ilmiah, wirausaha, keterampilan (otomotif, mengemudi, cukur rambut, menjahit dan memasak), dan moral. “Alhamdulillah diberikan kesempatan untuk berbagi saja sudah bersyukur. Saya sangat nyaman karena sekaligus menuntut saya untuk giat belajar,” ujar Siti Nabila Yuniar, salah satu pendamping.

Prestasi gemilang Rico menyebutkan, dua tahun terakhir menjadi catatan prestasi gemilang Pondok Inspirasi. Tahun 2016 sampai  2017 perolehan penghargaan yang diraih peserta Pondok Inspirasi sebanyak 90 jenis penghargaan,  baik skala nasional maupun internasional. Sebagian besar perhargaan tersebut berupa karya tulis dan business plan.

“Menulis ilmiah merupakan program wajib bagi peserta,” kata Rico. Ia dan pendamping  melakukan  pembinaan intensif, mulai dari penggalian ide, penajaman, penulisan, hingga presentasi.

Diharapkan kegiatan ini merupakan wadah pengembangan wawasan cara berpikir yang mampu memberikan inovasi yang terbaik kedepan khususnya selaku mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar tergabung dalam Rumoh Kreatif FPIK  sebagai kekuatan yang besar serta untuk menyegarkan dan menggali kembali potensi-potensi yang dimiliki oleh mahasiswa itu sendiri. Sehingga nantinya kegiatan ini akan membekas dan menjadi modal utama bagi mahasiswa untuk menjalankan perannya kembali sebagai elemen masyarakat yang punya ambisi untuk melakukan perubahan karena memang disadari atau tidak peran, mahasiswa adalah agent of change dalam strata masyarakat yang ada. Untuk itu, kami bermaksud mengadakan kunjungan studi ke Pondok Inspirasi Bogor, ujar Setiadi M. Noor. (***/Muzakkir)

Lainnya :