Mahasiswa GenBI UTU Bersama Polres Aceh Barat Tanam 2000 Pohon di Pantai Peunaga
  • UPT_TIK
  • 22. 02. 2020
  • 0
  • 186

MEULABOH – Mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Aceh, Komisariat Universitas Teuku Umar (GenBI UTU) melaksanakan kegiatan bersama Polres Aceh Barat dan Gabungan Komunitas Pencinta Lingkungan, termasuk eleman masyarakat lainnya menanam 2000 pohon mangrove (bakau) di sepanjang Pantai Peunaga Pasie, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Jum'at, 21 Februari 2020.

Tema kegiatan, "Peduli Penghijauan Pantai dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir".  Kegiatan kali ini diikuti mahasiswa anggota GenBI Aceh Komisariat Universitas Teuku Umar, Polres Aceh Barat dan Gabungan Komunitas Pencinta Lingkungan serta eleman masyarakat.  “Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan GenBI mampu memberikan energi positif kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dalam melestarikan lingkungan”,  ujar Johan, Ketua Panitia GenBi-UTU.

Johan menyebutkan, salah satu bentuk kepedulian GenBI Komisariat UTU adalah dengan ikut serta menanam pohon mangrove (bakau) di sepanjang Pantai Peunaga Pasie. Keberadaan ekosistem mangrove terbilang cukup penting khususnya bagi kawasan pesisir, baik sebagai benteng pertahanan terhadap resiko bencana maupun sebagai mata pencaharian alternatif melalui pengembangan industri pariwisata.

Selain itu, kata Johan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk peningkatan nilai-nilai kepedulian Komunitas GenBI terhadap lingkungan. Dengan hadir nya GenBI mampu menumbuhkan pemahaman kepada masyarakat agar lebih peduli dalam menjaga lingkungan. “Ini bentuk kontribusi komunitas GenBI terhadap lingkungan dan masyarakat karena kami dari GenBI  terjun langsung ke lapangan sebagai usaha meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan”.

Syamsul Fahri, anggota GenBI menguraikan,  tanaman bakau berfungsi sebagai pencegah abrasi dan erosi (pengikisan tanah) di kawasan pantai. Ekosistem mamgrove juga menjadi tempat hidup biota laut dan satwa-satwa disekitar area mangrove. Saat ini sudah banyak lembaga dan elemen masyarakat yang turut serta dalam kegiatan menanam mangrove. Tujuannya untuk memperbaiki lahan dan wilayah kawasan pesisir yang rusak supaya hijau kembali.

Sementara itu, Rahmat Dilta Harahap Ketua GenBI Komisariat UTU Periode 2019/2020, mengatakan, kegiatan penanaman mangrove menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk berperan bersama memperbaiki lingkungan dan saling berkolaborasi, bersinergi untuk sama-sama membangun lingkungan Aceh Barat khususnya pantai Peunaga Pasie.

"Hutan mangrove dapat menyerap logam berat berbahaya dan meningkatkan kualitas air menjadi lebih bersih. Selain itu, mangrove juga membantu proses alami untuk mendapatkan kualitas udara yang lebih baik dan tentunnya kawasan mangrove yang tumbuh ke depan akan menjadi salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat dari sektor pariwisata hutan mangrove", sebut Rahmat Dilta Harahap.  Kegiatan di akhiri dengan foto bersama dan evaluasi kegiatan serta makan bersama. (Muzakkir/*)

Lainnya :