Dosen dan Mahasiswa UTU Ikut Webinar Magang Nasional
  • UPT_TIK
  • 26. 09. 2020
  • 0
  • 301

MEULABOH, UTU – Dosen dan mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) dan sejumlah sivitas akademika perguruan tinggi lain di Indonesia, mengikuti webinar yang bertema” Tantangan Kuliah Magang Dalam Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka”.  Webinar yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik-Universitas Teuku Umar (FT-UTU), berlangsung Sabtu, 26 September 2020.

Narasumber webinar magang adalah Prof. Dr. Jasman J. Ma`ruf, SE.,MBA (Rektor Universitas Teuku Umar), Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA (Rektor Institut Teknologi Bandung - Periode 2015-2020), dan Durain P. Siregar, ST,MT, IPM, dengan materi  Kesiapan Industri Dalam Implementasi Kuliah Magang Berdasarkan Merdeka Belajar. Moderator webinar dipimpin Fitriadi, ST.,MT (Dosen Fakultas Teknik UTU).

Wakil Dekan I Fakultas Teknik Yuri Inseun Salena,  ST.,MT (selaku sekretaris panitia wabenar),  didampingi Sekretaris Program Studi Teknik Mesin, Herri Darsa, ST.,MT menyebutkan, kegiatan webinar magang itu, selain dikuti oleh dosen dan mahasiswa UTU, juga diikuti oleh sivitas akademika perguruan lain seperti ITB, UIN, USU, Padang, dan beberapa perguruan tinggi di Jawa, termasuk dari Politeknik, dari Pemerintah Daerah, dari beberapa perusahaan yang ada hubungannya dengan Fakultas Teknik. Webinar magang yang berlangsung secara daring mulai 09.00 pagi hingga pukul 13.30 siang, pesertanya sangat antusias mengikuti webinar via zoom meeting dan live streaming youtube .

Prof. Jasman antara lain menyebutkan, kurikulum Universitas Teuku Umar (UTU) harus menjamin mahasiswa dapat dinyatakan lulus setelah memenuhi program pendidikan yang terdiri dari minimal 110 SKS mata kuliah wajib, dan minimal 34 SKS diluar program studi atau diluar perguruan tinggi, dapat berupa program kegiatan seperti pertukaran belajar, magang (praktik kerja), asistensi mengajar di satuan pendidikan, riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen dan membangun desa/kuliah. “Kampus merdeka bukan untuk membelenggu mahasiswa, jangan memenjarakan mahasiswa,  buka wawasan mahasiswa, buka pola berpikir dan latih mahasiswa untuk berpikir kreatif”, tegas Prof. Jasman.

Sementara itu, Prof. Kadarsah antara lain menyebutkan, opsi implemntasi magang selama kuliah dan tidak kuliah (non kuliah). Selama kuliah baik dilakukan secara tatap muka maupun secara digital adalah sistim double degree (dengan mitra luar negeri)  satu sampai dua semester (18-36 SKS), credit earning (dengan mitra dalam negeri dan luar negeri) selama satu semester normal atau semester antara (maksimal 9 SKS), kuliah luar prodi pada perguruan tinggi yang sama (ITB minimal 3 SKS), permata (prodi yang sama atau prodi beda perguruan tinggi) minimal 2 SKS, summers course program (dilaksanakan pada semester antara) di semester antara (maksimal 9 SKS) dan kuliah tamu (professional mengajar di kampus)-kuliah umum-stadium general 2 SKS.

Sedangkan selama non kuliah bisa dilakukan berupa praktik lapangan, praktik kerja, magang dan KKN, pengabdian kepada masyarakar, student exchange (dalam dan luar negeri), penelitian membantu dosen, kewirausahaan, proyek mini seperti capstone desigs proyek (lintas disiplin, lintas perguruan tinggi dalam dan luar negeri, tugas akhir/skripsi institusi pemerintah/swasta/lembaga sosial dan lain-lain, kuliah perancangan rekayasa desain (lintas prodi). (Muzakkir)

Lainnya :